Tag: UEFA Cup

Tomas BrolinMungkin tak banyak yang kenal dengan nama Tomas Brolin. Namun jika anda mengikuti perkembangan sepakbola Italia sejak tahun 90-an tentu anda pernah mendengar nama Tomas Brolin. Ia adalah bakat terbaik swedia di tahun 90-an silam. Prestasi yang pernah ditorehkan Brolin adalah membawa Parma menjuarai European Cup, Winners Cup, UEFA Super Cup dan UEFA cup.

Bakar emas Brolin sudah terlihat saat usianya masih 14 tahun. Ia memulai debut pertamanya sebagai pemain profesional bersama klub lokal Swedia, Nasvikens IK pada tahun 1984. Setelah itu ia hijrah ke GIF Sundsvall dan IF Elfsborg dalam tiga musim selanjutnya.

Kepiawaian Brolin dalam mengolah si kulit bundar membuat salah satu tim besar Italia, Parma merekrutnya pada tahun 1990 silam. Di musim perdananya bersama Parma, ia berhasil mengambil peranan penting di lini depan Parma bersama Alessandro Melli. Berkat penampilan memukaunya bersama Parma, Brolin dipanggil kembali ke skuat timnas senior Swedia setelah sebelumnya sempat diturunkan ke skuat U-21.

Berkat konsistensi permainannya, Brolin pun dibawa masuk ke ajang Euro 1992. Saat itu ia menjadi salah satu pemain muda yang tampil di ajang sebesar Euro. Brolin pun mampu mengantarkan Swedia lolos ke semifinal Euro 1992, sebelumnya akhirnya dikalahkan oleh Jerman di semifinal dengan skor 3-2. Kendati hanya sampai di babak semifinal, nama Brolin berhasil mejeng sebagai peraih penghargaan Golden Ball setelah mencetak tiga gol di event ini. Ia meraih trofi tersebut bersama dengan Dennis Bergkamp, Henrik Larsen dan Karl-Heinz Riedle.

Namun usai ajang Euro, karirnya secara perlahan meredup. Hal ini dikarenakan ia tak sabaran dengan keputusan Parma untuk membeli Gianfranco Zola, Faustino Asprilla dan Hristo Toichkov yang membuat kesempatan bermainnya semakin berkurang. Pada tahun 1995 ia lantas memutuskan untuk pindah ke Leeds United demi kesempatan bermain yang lebih banyak.

Namun karirnya justru semakin meredup lantaran ia berulah. Alhasil pelatih Leed saat itu Howard Wilkinson menepikannya. Ia sempat dipinjamkan ke FC Zurich dan Parma dua tahun setelahnya, namun Brolin tak mampu menemukan form terbaiknya.

Incoming search terms:

  • bintan swedia fosber
Read Full Article

Antonio ConteChelsea telah resmi menetapkan Antonio Conte sebagai manajer barunya musim depan menggantikan Guus Hiddink. Pelatih Italia tersebut mendapat kontrak senilai 20 juta poundsterling dengan durasi selama tiga tahun. Bergabungnya Conte lantas menambah panjang fakta menarik pelatih berusia 46 tahun tersebut. Apa saja? Yuk simak ulasan dibawah ini.

1. Conte merupakan pelatih ke-10 yang masuk ke skuad Chelsea semenjak klub tersebut dibeli oleh Roman Abramovich pada tahun 2003 silam. Sebelum Conte sudah ada sembilan nama yang mencoba peruntungannya di Stamford Bridge. Sembilan nama tersebut adalah.

* Claudio Ranieri – 2003-04
* Jose Mourinho – 2004-07
[Premier League x2 (2004-05, 2005-06), FA Cup (2006-07), League Cup (2004-05 dan 2006-07)] dan panggilan kedua pada tahun 2013-15 [Premier League (2014-15), League Cup (2014/15)]
* Avram Grant – 2007-08
* Luiz Felipe Scolari – 2008-09
* Guus Hiddink – 2009
[FA Cup (2008-09)] dan panggilan keduanya pada tahun 2015-16
* Carlo Ancelotti – 2009-11
[Premier League (2009-10), FA Cup (2009-10)]
7. Andre Villas-Boas – 2001-12
* Roberto Di Matteo – 2012
[Champions League (2011-12), FA Cup (2011-12)]
* Rafael Benitez – 2012-13 [Europa League (2012/13)

2. Fakta menarik kedua adalah Conte merupakan pelatih Italia kelima yang membesut The Blues. Sebelumnya Chelsea sudah pernah dilatih oleh empat pealtih asal Italia lainnya yakni Gianluca Vialli, Claudio Ranieri, Carlo Ancelotti dan juga Roberto Di Matteo.

3. Saat masih menjadi pemain, Conte telah mempersembahkan banyak gelar bersama Juventus. Adapun catatan gelar Conte adalah:
• Serie A: 1995. 1997, 1998, 2002, 2003
• UEFA Cup: 1993
• Champions League: 1996

4. Conte memulai debut sebagai pelatih pada tahun 2004. Adapun tim-tim yang pernah dilatihnya adalah:
• Arezzo: 2006-2007
• Bari: 2007-2009
• Atalanta: 2009-2010
• Siena: 2010-2011
• Juventus: 2011-2014
• Italia: 2014-2016
• Chelsea: 2016-??

Read Full Article