Tag: turki

Luka ModricParc des Princes, Paris menjadi saksi duelan antara dua tim unggulan di grup D, Turki kontra Kroasia. Sejatinya kekuatan kedua tim begitu berimbang. Hal ini terlihat dari intensitas serangan yang dilakukan oleh kedua tim. Turki dan Kroasia saling jual beli serangan. Hanya saja permainan terorganisir Kroasia membuat Luka Modric dkk mendominasi pertandingan. Turki pun terlihat kesulitan mengembangkan permainan.

Jelang turun minum, Krosia tampil menekan. Serangan Kroasia akhirnya berbuah hasil manis lewat aksi spekta bintang Real Madrid, Luka Modric. Sang jendral lapangan tengah berhasil melesat kan sebuah tendangan jarak jauh yang tak mampu dibendung oleh penjaga gawang Turki. Skor 1-0 untuk keunggulan Kroasia. Hingga turun minum skor tersebut masih bertahan.

Di babak kedua Krosia masih belum menurunkan tempo. Sepertinya mereka belum puas dengan keunggulan 1-0. Serangan demi serangan pun mereka lancarkan. Turki hanya bisa fokus bertahan. Pada menit ke-51 Kroasia nyaris menggandakan keunggulan jika saja tembakan Srna tak membentur mistar gawang.

Turki melakukan beberapa pergantian pemain. Namun sayangnya Kroasia berhasil mengendalikan permainan. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil tersebut membuat Kroasia memetik tiga poin.

Susunan Pemain Turki: Babacan; Gonul, Topal, Baita, Erkin; Calhanoglu, Tufan, Inan, Ozyakup (Sen, 46′), Turan (Yilmaz, 67′); Tosun (Mor, 72′).

Susunan Pemain Kroasia: Subasic; Srna, Corluka, Vida, Strinic; Modric, Badelj; Brozovic, Rakitic (Schidenfeld, 90′), Perisic (Kramaric, 89′); Mandzukic (Pjaca, 90′).

Read Full Article

Emre MorBorussia Dortmund telah memulai langkah pembenahan skuat guna memperkuat tim untuk musim depan. Sebelumnya Dortmund sudah kehilangan dua pemain pilarnya yakni Mats Hummels yang memutuskan untuk merapa ke Bayern Munchen dan Ilkay Gundogan yang sudah teken kontrak dengan Manchester City. Maka dari itu Dortmund pun mulai bergegas untuk menjemput pemain incarannya. Dengan dana hasil penjualan Hummels dan Gundogan, Dortmund sejatinya bisa membeli satu orang pemain bintang, namun nyatanya Dortmund lebih suka merekrut talenta-telanta muda untuk kemudian dipoles di Signal Iduna Park.

Yang teranyar, Die Borussen resmi mendatangkan gelandang muda Turki, Emre Mor dari klub Denmark, Nordsjaelland. Hijrahnya wonderkid Turki tersebut ke Dortmund terbilang cukup mengejutkan. Pasalnya sebelumnya pemain berusia 18 tahun tersebut diyakini bakal menjadi pembeliannya Liverpool. Namun pada akhirnya Mor memutuskan untuk bergabung dengan klub Bundesliga.

Dortmund resmi mengikat Mor dengan kontrak kerja berdurasi lima tahun. Itu artinya Mor akan berada di Signal Iduna Park hingga 30 juni 2021 mendatang. Pemain yang beroperasi di sektor sayap ini akan menjadi andalan baru di Dortmund. Mor digadang-gadang sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa. Penampilan apik Mor di level klub telah mengantarkan namanya masuk ke dalam skuat timnas Turki untuk ajang Euro 2016.

Dengan demikian Mor menjadi rekrutan kedua Dortmund pada musim panas ini, setelah sebelumnya mereka sudah meresmikan kepindahan gelandang Sebastian Rode dari Bayern Munchen.

Read Full Article

TurkiTak terasa pagelaran Euro 2016 sudah semakin dekat. Sejumlah tim-tim kontestan pun sudah merilis skuat yang akan dibawa ke Prancis Juni mendatang. Begitu pula dengan Turki yang belum lama ini mengumumkan nama-nama yang akan diproyeksikan untuk Euro 2016.

Pelatih timnas Turki, Fatih Terim telah memanggil 31 nama untuk masuk ke dala skuat sementara. Nanti dari 31 nama tersebut akan dipangkas menjadi 23 nama saja sesuai dengan aturan yang berlaku di Euro 2016.

Dari 31 nama tersebut, Terim masih mempercayakan lini tengah kepada trio jendral mereka yakni Arda Turan, Gokhan Tore, dan Hakan Calhanoglu. Ketiga nama tersebut merupakan pemain yang paling menonjol di skuat Turki. Terim berharap tiga jendralnya itu mampu memimpin rekan-rekan lainnya.

Rencananya 31 pemain yang telah dipanggil akan menjalani pemusatan latihan terlebih dahulu, sekaligus untuk menyaring 23 pemain yang pantas dibawa ke Prancis pada bulan Juni mendatang. Dan berikut ini 31 nama yang dipanggil oleh Terim.

KIPER:
Volkan Babacan (Medipol Basaksehir), Onur Recep Kivrak (Trabzonspor), Harun Tekin (Bursaspor), Ali Sasal Vural (Eskisehirspor)

BELAKANG:
Gokhan Gonul (Fenerbahce), Sener Ozbayrakli (Bursaspor), Serdar Aziz (Bursaspor), Semih Kaya (Galatasaray), Çaglar Soyuncu (Altinordu), Ahmet Calik (Genclerbirligi), Hakan Balta (Galatasaray), Caner Erkin (Fenerbahce), Ismail Koybasi (Besiktas)

TENGAH:
Mehmet Topal (Fenerbahse), Selcuk Inan (Galatasaray), Ozan Tufan (Fenerbahce), Oguzhan Ozyakup (Besiktas), Hakan Calhanoglu (Bayer Leverkusen), Nuri Sahin (Borussia Dortmund), Mahmut Tekdemir (Medipol Basaksehir), Arda Turan (Barcelona), Olcay Sahan (Besiktas), Alper Potuk (Fenerbahce), Volkan Sen (Fenerbahce), Yasin Oztekin (Galatasaray), Emre Mor (Nordsjaelland), Gokhan Tore (Besiktas)

DEPAN:
Burak Yilmaz (Beijing Guoan), Cenk Tosun (Besiktas), Mevlut Erdinc (Guingamp), Yunus Malli (Mainz)

Read Full Article

Hakan YakinMendengar nama Hakan Yakin mungkin anda berpikiran bahwa pemain tersebut berasal dari Turki. Ya, memang ia berdarah Turki, namun ia sejatinya merupakan punggawa timnas Swiss. Mungkin tak banyak yang tahu sepak terjang pemain satu ini. Namanya mulai ngetop pada gelaran Euro 2008 silam. Kala itu Swiss terpilih menjadi tuan rumah bersama Austria. Otomatis mereka lolos ke putaran final Euro tanpa harus melalui babak kualifikasi.

Pada babak penyisihan grup, tuan rumah Swiss tergabung di grup A bersama tim-tim besar seperti Portugal, Turki, dan Republik Ceko. Dan sudah bisa dipastikan mereka akan menjadi pesakitan tim-tim tersebut. Di dua laga awal, mereka dihajar oleh Republik Ceko dengan skor 1-0 dan pada pertandingan kedua mereka dikalahkan oleh Turki dengan skor 2-1.

Namun keajaiban itu terjadi pada laga terakhir di Grup A. Kala itu Swiss akan menantang sang finalis Euro 2004, Portugal. Tentu Portugal diunggulka untuk bisa menggilas sang tuan rumah. Hal itu sangat beralasan karena Portugal tidak terkalahkan di 13 pertandingan kualifikasi Euro 2008 dan di dua pertandingan awal Grup A, mereka mengalahkan Turki dengan skor 2-0 dan Republik Ceko dengan skor 3-1. Namun semua prediksi itu salah. Secara mengejutkan Swiss mampu memberikan kejutan.

Mereka mampu memberikan perlawanan yang sengit kepada Portugal. Setidaknya hingga menit ke-70 mereka mampu menahan imbang. Namun ak disangka-sangka gawang Portugal justru jebol di menit ke-71 oleh seorang Striker keturunan Turki, Hakan Yakin. Kejutan tak hanya sampai disitu, 12 menit berselang, Yakin kembali membuat publik tuan rumah bersorak setelah tendangan penaltinya mengoyak gawang Portugal sekali lagi. Berkat dua gol Yakin tersebut, Swiss menjadi tim pertama yang mengalahkan Portugal di 15 pertandingan Euro 2008 terhitung mulai kualifikasi hingga fase grup. Hanya saja kemenangan tersebut tak berarti apa-apa lantaran Swiss gagal lolos ke babak selanjutnya.

Read Full Article