Tag: lionel messi

Lionel MessiAda Beberapa fakta menarik tentang Lionel Messi dari hasil penelitian tersebut, salah satunya adalah fakta bahwa ternyata, Messi lebih sering menggunakan kaki kananya saat menggiring bola, meski dikenal sebagai pemain yang kidal.

Lionel Messi, sebagai salah satu pemain terbaik dunia dalam 10 tahun terakhir ini, pemain Argentina telah meraih berbagai macam pujian dan juga penghargaan individu, akan tetapi hal yang berbeda terjadi baru-barui ini, dimana pemain Barcelona itu mendapat apresiasi dengan cara yang sedikit unik.

Sebagaimana laporan yang diturunkan media Spanyol, Sport, tercatat ada tiga Universitas berbeda yang saat ini tengah menjalankan studi khusus untuk meneliti dan mempelajari bagaimana pergerakan Messi di atas lapangan. Dimana memang harus diakui, bahwa pergerakan Messi saat bermain sepakbola sangat cepat dan sulit diprediksi.

Sport melansir bahwa Studi itu sejatinya dipimpin oleh INEFC Lleide, sebuah pusat pembelajaran yang merupakan bagian dari University of Lleida, dimana mereka bekerja sama dengan University of Barcelona, dan juga University of Porto, dalam penelitian unik ini.

Adapun, tujuan utama dari studi unik ini adalah untuk mempelajari secara ilmiah kemampuan dan pergerakan yang dilakukan oleh Lionel Messi saat bermain di atas lapangan hijau, dengan mengambil ribuan sampel pertandingan lewat rekaman video. Hasilnya lantas dimuat dalam majalah Internasional, ‘Frontiers’.

Faktanya, dalam hal statistik, Total ada 103 gol yang dicetak oleh Messi diawali dengan pergerakan atau kemampuan menggiring bola dari sang pemain, yang kita kenal dengan istilah Solo Run.

Selain itu, ternyata ada juga beberapa fakta menarik yang baru diketahui karena penelitian itu, seperti salah satunya fakta bahwa Messi juga sering menggunakan kaki kanannya, meski ia sebenarnya termasuk pemain kidal atau pemain yang lebih sering mengandalkan kaki kiri. Messi juga punya keunggulan dalam melakukan sentuhan cepat dan juga lari zig-zag.

Read Full Article

Antonio ConteDikatanan Conte bahwa saat ini, para pemain Chelsea memang belum selevel dengan para pemain besar seperti Messi dan CR7, namun mantan pelatih Timnas Italia ini yakin, dengan potensi dan semangat, mereka mampu mencapai level tersebut.

Nakhoda anyar Chelsea, yang tidak lain adalah Antonio Conte, begitu yakin akan fakta bahwa dengan kerja keras, dirinya akan mampu membuat para pemain yang akan dibesutnya nanti selevel dengan permainan para bintang top dunia, dengan contoh nyata seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Seperti yang sudah diketahui, pada kampanye Musim 2015/16 kemarin, para pemain Chelsea secara keseluruhan tiba-tiba saja mengalami penurunan performa secara drastis. Padahal pada musim sebelumnya mereka berhasil jadi juara liga dengan upaya yang bisa dikatakan relatif mudah. Alhasil, penurunan performa itu membuat mereka finish di peringkat 10 pada akhir klasemen.

Terkait hal ini, Conte sebagai manajer anyar Chelsea mengusung tekad untuk membenahi semua aspek dalam skuat nya. Eks pelatih Juventus dan Timnas Italia tersebut bertekad kuat untuk memoles Eden Hazard cs agar level permainan mereka kembali ke level yang sebenarnya, dan bahkan bisa lebih baik lagi, sampai menyamai level para pemain top dunia sekelas Messi maupun Ronaldo.
“Para pemain kami di sini, dengan kerja keras yang mereka terapkan, saya sangat yakin mereka masih bisa meningkatkan level permainannya. Karena sekarang kita punya sejumlah pemain, sosok yang fantastis, yang punya bakat besar akan tetapi, sekarang ini dunia tidak berpikir mereka berada di tingkat yang sama seperti Messi, Luis Suarez, Neymar, Ronaldo atau Paul Pogba,”

“Namun dalam skuad kami ada banyak pemain yang, dengan kerja keras, dapat berkembang pesar dan mencapai tingkatan ini. Saya yakin tentang hal ini,” Conte seperti dilansir Goal International.

Read Full Article

Lionel MessiLionel Messi baru saja menasbihkan dirinya menjadi top skorer sepanjang masa timnas Argentina, usai pada laga semifinal kemarin berhasil menyumbangkan satu gol yang membuat Argentina memenangi laga dengan skor 4-0. Satu gol Messi tersebut telah mengantarkan namanya bertengger di puncak daftar pencetak gol terbanyak timnas Argentina sepanjang masa. Total gol Messi saat ini adalah 55 gol.

Sebelumnya rekor top skorer sepanjang masa Argentina dipegang oleh bomber legendaris AS Roma, Gabriel Omar Batistuta. Namun gol tersebut dengan segera dipecahkan oleh Messi. Rekor gol Batistusa sendiri adalah 54 gol. Sementara Messi sudah mampu menyamai pencapaian Batistuta itu saat membantu Argentina menang 4-1 atas Venezuela di babak perempat final turnamen, yang berlangsung pekan lalu. Dan tambahan satu gol saat melawan Amerika Serikat telah meresmikan nama Messi sebagai pencetak gol terbanyak timnas Argentina sepanjang masa. Sejauh ini mega bintang Barcelona itu sudah mengemas 55 gol untuk La Abiceleste. Koleksi gol Messi pun masih bisa bertambah jika di laga final nanti ia mampu mencetak gol.

Satu gol bersejarah Messi itu lahir dari eksekusi tendangan bebas yang cantik. Selain meriah rekor anyar, Messi juga mengantarkan Argentina lolos ke partai final Copa America untuk kali kedua secara beruntun. Di laga final Argentina akan bertemu dengan pemenang antara Chile kontra Kolombia. Argentina sendiri sudah 23 tahun mengalami puasa gelar di Copa America. Mungkin ini saatnya mereka angkat trofi.

Read Full Article

Lionel MessiCopa America Centenario 2016 sudah memasuki pekan pertama. Tim-tim unggulan sukses menunjukkan dominasinya kepada tim-tim non unggulan. Hingga sajuh ini sudah ada 8 negara yang pernah mengangkat trofi Copa America. Dari 8 negara tersebut, Uruguay tercatat sebagai negara pengoleksi trofi Copa America terbanyak. Namun tahukah ternyata ada beberapa legenda amerika latin yang tak pernah merasakan indahnya juara Copa America?

Siapa sajakah pemain yang dimaksud? Berikut ini ulasannya. (Bagian ke-2)
4. Lionel Messi (Argentina)
Bintang sepakbola terbesar abad ini, Lionel Messi juga belum pernah mengecap trofi Copa. Padahal pemain ini sudah merasakan banyak trofi bersama Barcelona. Kesuksesannya di level klub seakan berbanding terbalik dengan pencapaiannya di level timnas. Sejauh ini Messi hanya mampu mempersembahkan medali emas di Olimpiade.

Messi tentu masih ingat betul bagaimana rasanya dikalahkan di laga final saat mereka berlaga di final Piala Dunia 2014. Saat itu Argentina harus tumbang dari Jerman. Trauma Messi pun terulang ketika di final Copa America 2015, Argentina dikalahkan oleh tuan rumah Chile, melalui drama adu penalti.

Meskipun demikian, Messi masih punya kesempatan di Copa America edisi spesial kali ini. Sejauh ini La Pulga sudah tampil menggila dengan mencetak tiga gol ke gawang Panama. Mungkinkah tahun ini kutukan Messi akan berakhir?

5. Diego Maradona (Argentina)
Jauh sebelum lahirnya Lionel Messi, Argentina telah memiliki satu bintang besar yang bernama Diego Armando Maradona. Pemain ini sukses mengantarkan Argentina menjadi jawara Piala Dunia 1986. Namun sayangnya, Maradona tak melengkapi kesuksesannya dengan trofi Copa America.

Maradona memulai kiprahnya di Copa America 1976, namun pada edisi tersebut tim tango hanya finish terakhir di grup dan Maradona hanya mampu mencetak sebiji gol. Pada edisi 1993 Maradona mengalami cedera, dimana pada akhirnya Argentina harus melalui kampanye yang suram karena tersingkir di babak grup.

Pada edisi 1987, Maradona berhasil mengantarkan Argentina tembus babak semifinal. Namun langkah mereka ke final digagalkan oleh Uruguay. Edisi berikutnya, 1989, Argentina kembali apes karena kalah di partai final.

Pada edisi 1991, Si Tangan Tuhan dilarang ikut Copa karena gagal lolos tes doping. Namun absennya Maradona justru membuat Argentina menjadi juara di edisi 1991. Dua tahun berikutnya, Maradona dicoret dari skuat Argentina untuk Copa America 1993 karena perselisihan dengan timnya. Dan lagi-lagi Argentina juara tanpa Maradona.

6. Pele (Brasil)
Jauh sebelum Maradona mendominasi amerika latin, benua eksotis tersebut punya Pele. Legenda terbesar sepakbola Brasil tersebut tercatat sebagai pemain tersukses di ajang Piala Dunia dengan memenangi tiga trofi termahsyur. Ia juga merupakan pemain pertama yang mencetak 1000 gol termasuk laga persahabatan.

Namun magis Pele tak terlihat di ajang Copa America. Sejatinya Pele mampu mengantarkan Brasil tembus laga final Copa America 1959 untuk kemudian berhadapan dengan musuh bebuyutan Argentina. Pele mencetak 1 gol yang membuat laga berakhir imbang 1-1. Namun karena argentina punya catatan yang lebih baik, gelar pun diberikan kepada tim tango. Itu adalah satu-satunya penampilan Pele di Copa America.

Read Full Article