Tag: la liga

Luis SuarezLuis Suarez menjadi bomber paling tajam di La Liga musim ini. Striker asal uruguay tersebut berhasil mengalahkan dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo untuk urusan mencetak gol. Mantan pemain Liverpool tersebut telah mengemas 40 gol di La Liga sepanjang musim ini. Jumlah tersebut terpaut lima gol saja dari Cristiano Ronaldo yang berada di urutan kedua. Sementara La Pulga hanya berada di peringkat tiga dengan koleksi 26 golnya. Perbedaan yang cukup jauh antara Messi dengan Suarez. Sedangkan Neymar dan Benzema sama-sama mengoleksi 24 gol.

Sementara untuk urusan shots on target alias tembakan tepat sasaran, Cristiano Ronaldo menjadi pemain yang paling sering melakukan tendangan ke arah gawang lawan. Mega bintang Real Madrid tersebut telah melakukan shots on target sebanyak 98 kali. Dikutip dari WhoScored, berikut ini daftar 10 besar top skorer La Liga musim ini.

Top 10 Pencetak Gol Terbanyak La Liga :
40 – Luis Suarez (Barcelona)
35 – Cristiano Ronaldo (Real Madrid)
26 – Lionel Messi (Barcelona)
24 – Karim Benzema (Real Madrid)
24 – Neymar (Barcelona)
22 – Antoine Griezmann (Atletico Madrid)
20 – Aritz Aduriz (Athletic Bilbao)
19 – Gareth Bale (Real Madrid)
19 – Ruben Castro (Real Betis)
18 – Borja Baston (Eibar).

Shots on target :
98 – Cristiano Ronaldo (Real Madrid)
75 – Lionel Messi (Barcelona)
70 – Luis Suarez (Barcelona)
61 – Neymar (Barcelona)
51 – Karim Benzema (Real Madrid)
50 – Lucas Perez (Deportivo)
49 – Aritz Aduriz (Athletic Bilbao)
48 – Ruben Castro (Real Betis)
43 – Antoine Griezmann (Atletico Madrid)
43 – Charles (Malaga).

Read Full Article

Copa Del ReyLionel Messi dan Cristiano Ronaldo sudah berhasil mengemban tugas mereka untuk klub masing-masing musim ini. Kedua seakan saling berbagi trofi. Ronaldo baru saja sukses memenangi trofi Liga Champions. Sementara Messi lebih dulu memenangi double winners dengan menggondol dua trofi domestik, La Liga dan Copa Del Rey.

Penampilan kedua pemain tersebut memang tak terlalu menonjol musim ini. Di Barca musim ini ada Luis Suarez yang menjadi man of season. Sementara di Real Madrid ada Gareth Bale. Namun tetap saja kedua pemain tersebut menjadi ruh bagi timnya masing-masing.

Yang menarik adalah performa kedua pemain tersebut selalu dibanding-bandingkan satu sama lain. Musim ini demikian. Berikut ini kami sajikan ulasan statistik penampilan Ronaldo vs Messi sepanjang musim 2015/2016.
1. Gol
Cristiano Ronaldo : 51 gol
Lionel Messi : 41 gol

Untuk urusan mencetak gol, Ronaldo lebih garang dari Messi musim ini. CR7 telah mencetak 51 gol (35 di La Liga dan 16 di Liga Champions) di semua ajang kompetisi musim ini bersama Real Madrid. Sedangkan Messi “hanya” sanggup mencetak 41 gol (26 di La Liga dan enam di Liga Champions) di semua ajang kompetisi.

2. Gol Tiap Pertandingan
Cristiano Ronaldo : 51 gol / 48 pertandingan
Lionel Messi : 41 gol / 49 pertandingan

Jika dilihat dari data di atas maka rasio gol Ronaldo musim ini adalah 1,06 tiap pertandingan. Sedangkan rasio gol Messi adalah 0,84 tiap pertandingan.
3. Hattrick
Cristiano Ronaldo : 6 kali hattrick
Lionel Messi : 3 kali hattrick

4. Assist
Cristiano Ronaldo : 15 assist
Lionel Messi : 26 assist

Untuk urusan assist sang Messi lebih unggul ketimbang Ronaldo. Bintang Argentina itu mengemas 26 assist, sementara Ronaldo hanya 15 assist.

5. Trofi
Cristiano Ronaldo : 1 trofi (Liga Champions)
Lionel Messi : 5 trofi (La Liga, Copa del Rey, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, Piala Dunia Antar Klub)

Read Full Article

Arda TuranTak bisa dipungkiri jika La Liga merupakan liga terbaik di dunia saat ini. Hal ini terbukti dengan keberhasil tim-tim La Liga mendominasi di kompetisi level Eropa. Dalam tiga musim terakhir, klub-klub La Liga berhasil mengangkangi juara Liga Champions dan Liga Europa sekaligus.

Namun begitu berstatus sebagai liga terbaik bukan berarti La Liga tak memiliki cela. Ternyata ada beberapa pemain yang datang dengan harapan besar tapi justru mengalami musim yang buruk atau disebut flop. Siapa saja pemain di La Liga musim ini yang berstatus flop? Berikut ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya.

7. Rafael Van der Vaart (Real Betis)
Van der Vaart merupakan salah pemain dengan skill dan pengalaman kelas tinggi. Musim ini ia memutuskan untuk kembali ke La Liga. Hanya saja penampilannya bersama Real Betis jauh di bawah standar. Tak ayal ia lebih sering dipasang menjadi pemain cadangan.

8. Mateo Kovacic (Real Madrid)
Kovacic datang ke Madrid dengan bandrol 29 juta euro. Mantan punggawa Inter Milan ini diharapkan mampu menjadi andalan baru di lini tengah Madrid. Hanya saja gelandang asal Kroasia itu gagal beradaptasi dan kalah saing dengan seniornya, Luka Modric. Kabarnya Kovavic akan dilego pada musim panas nanti.

9. Arda Turan (Barcelona)
Barca merekrut Turan dari Atletico dengan maha mencapai 34 jua euro. Bintang Turki tesebut harus menunggu selama empat bulan untuk memulai debutnya bersama tim Catalan. Hanya saja sejak debutnya pada awal januari, Turan tak mampu memberikan dampak yang berarti bagi timnya. Padahal di awal kedatangannya ke Barca, nama Turan begitu dielu-elukan. Bahkan oleh pemerintah daerah kelahirannya, nama Turan digunakan sebagai nama jalan. Sayangnya musim ini Turan belum mampu memberikan form terbaiknya.

10. Jackson Martinez
Mungkin ini menjadi pembelian terburuk Atletico. Menghabiskan dana sebesar 35 juta euro, Martinez justru tampil berbanding terbalik ketika masih berseragam Porto. Ia hanya mampu mencetak dua gol saja selama bermain untuk Atletico. Tak mau bertambah rugi, Ateltico langsung melepasnya ke klub Tiongkok Guangzhou Evergrande di Januari.

11. Luciano Vietto
Vietto memiliki nasib yang sama dengan Martinez. Pemain asal Argetina ini diharapkan mampu menjadi andalan baru di lini depan Atletico Madrid bersama dengan jackson Martinez. Hanyasaja sepanjang 19 laga, Vietto hanya mampu menceak satu gol saja di La Liga. Vietto bahkan kalah bersinar ketimbang Fernando Torres yang dianggap sudah habis.

Read Full Article

IscoTak bisa dipungkiri jika La Liga merupakan liga terbaik di dunia saat ini. Hal ini terbukti dengan keberhasil tim-tim La Liga mendominasi di kompetisi level Eropa. Dalam tiga musim terakhir, klub-klub La Liga berhasil mengangkangi juara Liga Champions dan Liga Europa sekaligus.

Namun begitu berstatus sebagai liga terbaik bukan berarti La Liga tak memiliki cela. Ternyata ada beberapa pemain yang datang dengan harapan besar tapi justru mengalami musim yang buruk atau disebut flop. Siapa saja pemain di La Liga musim ini yang berstatus flop? Berikut ini kami sajikan daftar lengkapnya satu persatu seperti dilansir Squawka.

1. Vicente Guaita (Getafe)
Nama kiper ini sempat naik daun saat menggagalkan tendangan penalti Lionel Messi. Namun kecemerlangan Guaita tak bertahan lama. Musim ini ia tampil jauh dibawah ekspektasi dan gagal menyelamatkan timnya dari degradasi.

2. Aderlan Santos (Valencia)
Pemain ini datang dari Braga dengan ekspektasi yang besar. Hanya saja musim ini sang defender tak mampu tampil impresif dalam menjaga benteng pertahanan Valencia.

3. Aymen Abdennour (Valencia)
Pemain ini begitu laris manis pada bursa transfer musim panas lalu. Banyak klub yang mencoba untuk memboyongnya. Hanya saja bek Tunisia ini tak mampu mengulangi kesuksesannya musim lalu. Ia gagal mengemban tugas sebagai penggantinya Nicolas Otamendi.

4. Jose Gaya (Valencia)
Musim lalu Gaya merupakan pemain muda yang bersinar cerah. Namun sinarnya meredup musim ini. Namun mengingat usianya yang masih 20 tahun, diyakini Gaya masih punya banyak waktu untuk meningkatkan kemampuannya dan akan menjadi salah satu bek masa depan Spanyol.

5. Danilo (Real Madrid)
Danilo didatangkan Madrid di awal musim dengan bandrol mahal, 30 juta euro. Hanya pemain asa Brasil ini tak mampu beradaptasi dengan gaya permainan Madrid. Padahal sebelumnya ia tampil begitu mengesankan bersama Porto. Danilo pun dikabarkan sudah masuk ke dalam daftar jual Madrid pada musim panas nanti.

6. Isco (Real Madrid)
Anak emas dari Spanyol ini sudah mulai berkarat. Musim ini ia tak mampu menampilkan performa terbaiknya. Tak jarang ia hanya menjadi pelapis di bangku cadangan. Bahkan pergantian pelatih tak bisa membuatnya menembus tim utama.

Read Full Article