Tag: jerman

PrancisLangkah sang jawara dunia akhirnya terhenti di babak semifinal dini hari tadi. Jerman berhasil ditumbangkan oleh tuan rumah Prancis dengan skor 2-0. Stade Velodrome, Marseille menjadi saksi bahwa Prancis merupakan tim yang amat jago jika bermain di kandang. Antoine Griezmann menjadi bintang kemenangan Les Bleus dengan memborong dua gol ke gawang Manuel Neuer.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Jerman langsung tampil menekan. Bisa dibilang tim panser amat dominan dalam penguasaan bola. Berkali-kali Mesut Ozil dkk berhasil memasuki area vital Prancis, namun kokohnya barisan pertahanan Prancis membuat Jerman sedikit frustasi. Di saat keasikan menyerang, Jerman jsutru lengah di sektor pertahanan mereka. Alhasil melalui serangan balik cepat di menit-emnit akhir, Prancis berhasil menciptakan sebuah peluang melalui sayap kanan. Bastian Schweinsteiger yang hendak memotong umpan silang secara tidak sengaja menyentuh bola dengan tangannya. Wasit, Nicola Rizzoli tanpa kompromi langsung menunjuk titik putih. Antoine Griezmann yang ditunjuk sebagai algojo, sukses memperdaya kiper Jerman Manuel Neuer. Gol tersebut sekaligus membawa Prancis mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Di babak kedua Jerman langsung mengambil inisiatid menyerang guna mengejar defisit gol mereka. Serangan demi serangan mereka lancarkan. Beruntung kiper Prancis, Hugo Lloris tampil amat gemilang pada malam itu. Ia beberapa kali menyelamatkan gawangnya dari ancaman kebobolan. Alih-alih menyamakan skor, Jerman justru harus kembali kebobolan di menit 72. Dan Griezmann kembali menjadi momok bagi Neuer. Berawal dari umpan silang Paul Pogba, bola rebound jatuh tepak di depan Greizmann. Bomber Atletico itu pun menyocor bola dan bola pun menggelingind melewati kolong kaki Neuer. 2-0 untuk Prancis.

Setelah itu Jerman sempat mendapatkan sejumlah peluang, namun sayang semuanya mampu dimentahkan oleh Hugo Lloris. Skor akhir pun 0-2 untuk kemenangan Prancis. Hasil tersebut mengantarkan Prancis lolos ke babak final.

Di partai puncak sang tuan rumah akan menjajal Portugal di Stade de France, Saint-Denis, Senin (11/7) dini hari mendatang.

Susunan Pemain :

Jerman: Neuer; Kimmich, Howedes, Boateng (Mustafi 61′), Hector; Can (Gotze 67′), Schweinsteiger (c) (Sane 79′); Ozil, Kroos, Draxler; Muller.

Prancis: Lloris (c); Sagna, Umtiti, Koscielny, Evra; Pogba, Matuidi; Sissoko, Griezmann (Cabaye 90′), Payet (Kante 71′); Giroud (Gignac 78′).

Statistik Laga :

Ball possession: 65% – 35%
Shots: 13 – 12
Shots on target: 6 – 7
Corner: 6 – 5
Offside: 4 – 0
Kartu kuning: 4 – 2
Kartu merah: 0 – 0.

Read Full Article

JermanItalia harus mengakhiri keikutsertaan mereka di ajang Euro 2016 setelah pada laga babak perempat final dini hari tadi mereka ditumbangkan oleh Jerman melalui drama adu penalti yang amat menegangkan dengan skor akhir 6-5.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan kedua tim sama-sama langsung memperagakan permainan yang terbuka. Fokus kedua tim adalah mencetak gol lebih dulu. Jual beli serangan menjadi sajian berkelanjutan dalam laga ini. Namun sepanjang babak pertama kedua tim tak mampu mencetak sebiji gol. Hingga turun minum skor tetap imbang kacamata.

Di babak pertama Jerman harus kehilangan Sami Khedira yang mengalami cedera setelah berbenturan dengan pemain bertahan Italia. Loew menggantikan Khedira dengan Schweinsteiger. Masuknya Schweinsteiger membuat serangan Jerman lebih bervariasi. Terbukti di babak kedua anak-anak asuh Loew berhasil menebar teror di depan mata Buffon. Namun kiper gaek Juve itu menunjukkan kelasnya dengan mengagalkan sejumlah peluang Jerman.

Pada menit 66 suporter Jerman bersorak kegirangan setelah Mesut Ozil mencetak gol melalui sontekan kerasnya menyambut umpan Jonas Hector. Jerman pun unggul 1-0 atas Italia. Tertinggal 1-0 Italia mencoba untuk membalas. Dan usaha mereka berbuah hasil di menit 76 saat wasit memberikan hadiah penalti pada Italia setelah Boateng menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang. Bonucci yang diber amanat berhasil mengemban tugasnya. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Di dua kali babak tambahan kedua tim sama-sama tak mampu mencetak gol. Laga pun berlanjut ke babak adu penalti. Disinilah drama yang mencekam terjadi. Beberapa penendang Italia dan Jerman sempat gagal menunaikan tugasnya.

Petaka datang pada eksekutor ke sembilan Italia, Matteo Darmian. Tendangan penaltinya sukses digagalkan oleh Manuel Neuer, sedangkan eksekutor terakhir Jerman Jonas Hector sukses mengakhiri perlawanan Gli Azurri setelah tendangannya gagal dihentikan Buffon. Jerman pun menutup laga dengan keunggulan skor 6-5. Dengan demikian Jerman akan berhadapan dengan pemenang laga Prancis kontra Islandia.
Susunan Pemain Kedua Tim

Jerman (3-4-3): Neuer; Hummels, Boateng, Howedes; Hector, Kroos, Khedira (Schweinsteiger 16′), Kimmich; Ozil, Gomez (Draxler 71′), Muller

Italia (3-5-2): Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini (Zaza 120′); Florenzi (Darmian 85′), Sturaro, Parolo, Giaccherini, De Sciglio; Eder (Insigne 108′), Pelle

Statistik Pertandingan:

Jerman – Italia

Total Shots : 12 – 12

Shots On Target: 3 – 3

Possesion: 59% – 41%

Offsides: 0 – 2

Fouls: 15 – 13.

Read Full Article

BuffonSatu laga super panas akan tersaji pada hari minggu (03/06) dini hari nanti, yang mempertemukan antara dua tim favorit juara, Italia kontra Jerman. Laga ini bisa dipastikan akan menjadi pusat perhatian seluruh penggila bola seantero dunia pada minggu dini hari nanti.

Itali dan Jerman sendiri sudah mencatatkan penampilan yang apik di babak sebelumnya. Jerman menggilas Slovakia dengan skor telak 3-0. Sedangkan Italia lebih edan dengan melibar juara bertahan Spanyol dengan skor 2-0. Kedua tim memiliki catatan yang menarik. Jerman sudah dua kali kalah dari Italia di turnamen internasional. Sementara pada laga ujicoba beberapa waktu lalu, Jerman sukses menggunduli Italia dengan skor 4-1. Laga ini jelas akan amat sulit untuk diprediksi.

Meskipun begitu, kiper legendaris Italia, Dino Zoff berharap Gianluigi Buffon bisa mengikuti jejaknya dengan memenangkan trofi Piala Dunia sekaligus trofi Piala Eropa. Zoff sudah pernah mengantarkan Italia menjadi juara Piala Dunia pada tahun 1982 dan juga Piala Eropa pada tahun 1968.

Sementara Buffon sejauh ini baru mempersembahkan satu trofi Piala Dunia untuk Gli Azzurri pada tahun 2006 silam. Buffon pun punya kans yang cukup terbuka lebar untuk bisa menyami rekor Zoff. Pasalnya sejauh ini Italia sudah melangkah ke babak perempat final. Hanya saja mereka telah dinanti oleh rival berat, Jerman di babak ini.

Zoff pun berharap Italia bisa melangkah ke final dan jadi juara. Sebab dengan demikian Buffon akan bisa menyamai prestasinya.

Read Full Article

Jerman vs ItaliItalia akan menjajal kekuatan sang jawara dunia Jerman pada laga perempat final yang akan digelar di Stade De Bordeaux, pada hari Minggu (3/7) dini hari nanti. Laga ini bisa dipastikan akan menyajikan grafik yang menegangkan. Pasalnya kedua tim merupakan tim favorit jawaran.

Jika melihat performa kedua tim sejauh ini, maka tak bisa dipungkiri Jerman dan Italia merupakan dua tim unggulan yang sukses melaju hingga babak perempat final tanpa hambatan berarti. Di babak 16 besar lalu, Jerman sukses mencukur Slovakia dengan skor telak 3-0. Sedangkan Italia lebih gila lagi dengan membenamkan sang jawara bertahan Spanyol dengan skor 2-0. Tak heran jika banyak pengamat menyebut laga ini sebagai partai final kedinian.

Namun jika melihat sejarah head to head kedua tim, maka Jerman punya kenangan yang buruk jika bertemu dengan Italia di turnamen resmi. Mereka sudah dua kali dipermalukan Italia di babak semifinal Euro 2012 dan Semifinal Piala Dunia 2008. Namun di laga ujicoba sebelumnya Jerman mampu menumbangkan Italia dengan skor telak 4-1.

Hanya saja itu bukanlah tolak ukur yang mutlak. Kedua tim saat ini sama-sama memiliki keunggulannya masing-masing. Jerman statusnya sebagai tim juara dunia dan masih dihuni oleh skuat Piala Dunia 2014 silam. Sementara Italia lebih banyak mengandalkan pemain muda. Namun di tangan Conte Italia dipolse menjadi tim yang menakutkan. Spanyol sudah merasakannya!

Melihat kondisi tersebut, berikut ini kami sajikan data dan fakta kedua tim :

1. Head To Head
Kedua tim tercatat sudah pernah bertemu Jemran sebanyak 30 kali dalam sejarah, di mana Italia tampil mendominasi atas Jerman (M15 S7 K8)

2. Rekor Mengkilap Italia
Italia tidak pernah kalah dari Jerman pada pertandingan kompetitif, di mana terakhir kali Jerman mengalahkan italia di babak semi final Euro 2012

3. Rekor mengkilap Jerman
Jerman selalu memenangkan lima partai perempat final terakhir mereka di ajang Euro, sedangkan Italia kalah 2 kali dan menang 3 kali di lima Euro terakhir mereka

4. Catatan Plus Jerman
– Jerman satu-satunya tim yang belum kebobolan di Euro 2016
– Jerman memenangkan 24 dari 29 pertandingan terakhir mereka di ajang Euro

5. Catatan Plus Italia
– Italia tidak terkalahkan di 31 dari 33 pertandingan terakhir mereka di ajang Euro.
– Italia mencatatkan 5 clean sheet dari enam pertandingan terakhir mereka di ajang Euro.
– Italia merupakan salah satu tim yang tidak terkalahkan di babak kualifikasi EUro 2016 .

Read Full Article