Tag: inggris

Alan SharerKegagalan Inggris melaju ke babak perempat final Euro 2016, setelah ditumbangkan oleh tim semenjana, Islandi ternyata telah membuat sang manajer, Roy Hodgson mengundurkan diri dari jabatannya sebagai juru taktik timnas The Three Lions. Langkah Hodgson pun diikuti oleh dua asistennya yakni Gary Neville dan Ray Lewington.

Mundurnya Hodgosn dari kursi kepelatihan Inggris lantas memunculkan spekulasi siapa yang akan menjadi mengisi kekosongan di kursi kepelatihan timnas Inggris. Nama Alan Sharer lantas muncul di peredaran kandidat manajer baru Inggris.

Mantan punggawa Newcastle United itu pun mengatakan siap andai diminta untuk menangani Inggris, usai Roy Hodgson memutuskan mundur dari jabatannya. Sosok berusia 68 tahun memutuskan mundur tak lama usai timnya kalah 1-2 di tangan Islandia dan tersingkir dari Euro 2016 pagi tadi.

Sharer sendiri memang masih amat minim dalam melatih sebuah tim. Satu-satunya pengalamannya menukangi tim adalah saat bersama Newcastle. Itupun hanya dalam delapan laga di tahun 2009 silam. Shearer pun tak bisa menyelamatkan Newcastle dari ancaman degradasi kala itu.

Namun ternyata bomber legendaris Inggris itu sudah pernah menemui FA sekitar lima atau empat tahun silam. Ia menyampaikan keinginannya kepada FA, bahwa ia ingin menjadi pelatih timnas. Namun kala itu FA mengatakan bahwa Shearer kurang berpengalaman.

Dan kini Shearer siap untuk menawarkan jasanya lagi. Ia akan menawarkan pengalaman yang pernah ia ikuti di berbagai turnamen. Hmm, bagaimana pendapat sobat gibols?

Read Full Article

Lars LagerbackTim debutan Islandia telah menjadi salah satu perbincangan hangat di ajang Euro 2016. Pasalnya dengan statusnya sebagai tim yang baru pertama kali mejeng di event sebesar Euro, Islandia justru berhasil melaju ke babak 16 besar. Dan di babak knock out nanti mereka akan bertemu dengan salah satu tim unggulan, Inggris.

Kendati mereka tak diunggulkan, Pelatih timnas Islandia, Lars Lagerback, mengaku percaya diri menghadapi Inggris. Tentu kepercayaan diri sang pelatih bukan tanpa alasan. Ia berkilah bahwa timnya punya rekor yang apik melawan Inggris.

Inggris sendiri tak terlalu tampil mencolok pada babak penyisihan grup. Berstatus sebagai unggulan teratas di grup B, Inggris justru hanya bisa finish sebagai runner up. Sementara Islandia yang tak diunggulkan untuk lolos, justru memberikan kejutan dengan keluar sebagai runner up grup F, melangkahi Portugal di peringkat ketiga.

Kedua tim pun akan bertemu di babak 16 besar nanti. Dan setelah jadwal tersebut muncul, pelatih Islandia yakni Lars Lagerback langsung melontarkan perang urat syaraf. Lagerback dengan penuh percaya diri jika timnya tak akan melempem melawan Inggris nanti. Ia mengaku pede menghadapi Tim Tiga Singa karena memiliki rekor apik melawan tim tersebut saat masih membesut timnas Swedia. Lagerback sendiri menukangi Swedia dari tahun 2002 hingga tahun 2009.

“Bermain lawan Inggris cukup menyenangkan. Saya tak pernah kalah lawan mereka saat masih bersama Swedia,” koarnya seperti dilansir Squawka.

Memang jika melihat catatan head to head Lagerback dengan The Three Lions ketika masih menjadi juru taktiknya Swedia, maka bisa dibilang Inggris selalu kesulitan mengalahkan tim besutannya Lagerback. Dari empat edisi pertemuan, Inggris tiga kali ditahan imbang dan satu kali dikeokkan oleh Lagerback. Akankah catatan tersebut akan masih terus berlanjut? Atau Inggris akan menghapus catatan buruk tersebut?

Read Full Article

RooneyTinggal menghitung hari turnamen akbar Euro 2016 akan segera dimulai. Sebanyak 24 negara akan bertarung memperebutkan titel sebagai yang terbaik di benua biru. Kompetisi empat tahunan ini merupakan salah satu turnamen yang paling bergengsi di dunia. Bahkan Euro juga disebut-sebut sebagai Piala Dunia Mini karena banyak tim top menjadi peserta turnamen ini.

Setiap tim tentu sudah mempersiapkan barisan pemain terbaiknya untuk Euro nanti. Dan tentu setiap negara punya pemain kunci yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi tim yang dibelanya. Lantas siapa saja pemain-pemain inti di masing-masing negara kontestan. Berikut ini daftar selengkapnya.

1. Grup A
Albania – Sokol Cikalleshi
Prancis – Paul Pogba
Rumania – Vlad Chiriches
Swiss – Granit Xhaka

2. Grup B
Inggris – Wayne Rooney
Rusia – Sergei Ignashevich
Slovakia – Marek Hamsik
Wales – Gareth Bale

3. Grup C
Jerman – Thomas Muller
Irlandia Utara – Kyle Lafferty
Polandia – Robert Lewandowski
Ukraina – Andriy Yarmolenko

4. Grup D
Kroasia – Luka Modric
Republik Ceko – Petr Cech
Spanyol – Sergio Busquets
Turki – Arda Turan

5. Grup E
Belgia – Kevin De Bruyne
Italia – Graziano Pelle
Republik Irlandia – Jon Walters
Swedia – Zlatan Ibrahimovic

6. Grup F
Austria – David Alaba
Hungaria – Balazs Dzsudzsak
Islandia – Gylfi Sigurdsson
Portugal – Cristiano Ronaldo

24 pemain yang dipercaya sebagai pemain kunci tersebut berupaya keras untuk memberikan yang terbaik untuk timnya masing-masing. Selain memiliki skill yang mumpuni, 24 pemain tersebut juga memiliki jiwa kepempinan yang baik. Sehingga diharapkan mampu memimpin rekan-rekan setimnya untuk meraih prestasi di ajang Euro 2016 nanti.

Incoming search terms:

  • pemain andalan di setiap negara masing masing
Read Full Article

Tomas BrolinSwedia merupakan salah satu kekuatan baru di Eropa. Swedia pertama kali memperkenalkan eksistensinya di ajang Euro pada tahun 1992. Itu merupakan kali pertama bagi Swedia mencicipi turnamen akbar empat athunan tersebut. Swedia lolos ke putaran final Euro 1992 lantaran terpilih sebagai tuan rumah.

Di babak penyisihan grup, sang tuan rumah tergabung di grup 1 bersama tim kuda hitam Denmark dan dua tim raksasa Prancis dan Inggris. Salah satu momen bersejarah Swedia di Euro 1992 adalah saat mereka menumbangkan Inggris di laga pemungkas penyisihan grup.

Di laga terakhir grup 1, Swedia bertemu dengan Inggris di Rasunda Stadium Solna. Itu merupakan laga yang amat menentukan, karena semua tim masih berpeluang untuk lolos ke babak semi final. Swedia kala itu sudah punya modal tiga poin, setelah meraih satu kali menang dan satu hasil seri (Pada saat itu Menang mendapat dua poin, seri 1 poin, dan kalah 0 poin), sedangkan Inggris meraih dua poin setelah meraih dua kali hasil imbang.

Laga waktu itu berjalan dengan tempo yang cepat. Inggris berhasil mengejutkan tuan rumah dengan gol cepat David Platt di menit ke empat. Beruntung di babak kedua Swedia berhasil menyamakan kedudukan melalui Jan Eriksson. Dan di menit ke-82 Tomas Brolin menjadi pahlawan Swedia berkat gol indahnya ke gawang Chris Woods. Laga pun ditutup dengan skor 2-1 untuk kemenagan Swedia.

Berkat kemenangan tersebut, Swedia berhasil menjadi juara grup 1 dengan perolehan 5 poin. Sementara Inggris harus angkat koper lantaran hanya berada di peringkat empat dengan koleksi 2 poin. Di babak semifinal Swedia bertemu dengan tim favorit juara, Jerman. Sayangnya dalam laga tersebut Swedia harus mengakui kehebatan Jerman dnegan skor 2-3.

Read Full Article