Tag: Euro

GriezmannAntoine Griezmann menjadi pahlawan kemenangan Prancis pada laga semifinal dini hari tadi saat timnya menumbangkan jawara dunia, Jerman dengan skor 2-0. Dalam laga panas tersebut Antoine Griezmann sukses mencetak dua gol. Dengan tambahan dua gol tersebut, kini bomber Atletico Madrid itu sudah mengemas total enam gol sejauh ini. Catatan gol Griezmann itu mendekati rekor golnya, Michel Platini di Euro 1984 silam. Legenda Prancis itu berhasil mencetak sembilan gol pada Euro 1984 silam. Griezmann menjadi pemain kedua setelah Platini yang sanggup mencetak gol terbanyak dalam satu putaran final Euro.

Meskipun begitu, Griezmann memilih merendah meskipun ia dianggap menjadi pahlawan kemenangan Prancis atas Jerman pada laga dini hari tadi.

Kepada awak media, ia mengatakan bahwa kemenangan timnya merupakan hasil kerja keras seluruh tim. Tak lupa ia mengucapkan terima kasih untuk timnya yang sudah tampil luar biasa dalam laga tersebut.

Griezmann lantas teringat saat dirinya gagal mengeksekusi penalti di final Liga Champions silam, dan bertekad untuk membuat penalti pada laga dini hari tadi menjadi gol. Ketika namanya disama-samakan dengan Michel Platini, Griezmann mengatakan bahwa ia masih sangat jauh dibandingkan Platini. Namun ia berharap suatu saat bisa mendekati pencapaian Platini.

Kemenangan Prancis atas Jerman membawa sang tuan rumah melenggang ke partai puncak, dimana mereka sudah dinanti oleh tim Selecao, Portugal yang pada laga sebelumnya sukses menumbangkan tim kuda hitam Wales dengan sekor yang sama, 2-0. Laga final sendiri akan digelar di Stade de France, Saint-Denis, Senin (11/7) dini hari mendatang.

Read Full Article

AlbaniaAlbania memang sudah tersingkir dari ajang Euro 2016. Namun kepulangan pada pemainnya ke kampung halaman membawa kisah yang manis. Setidaknya mereka pulang dengan membusungkan dada meskipun gagal lolos dari babak penyisihan grup. Bahkan para pemain Albania telah ditunggu oleh bonus berlimpah.

Ya, pemerintah Albania sudah menyiapkan bonus menggiurkan bagi para pemain dan seluruh staff timnas Albania. Pasalnya perjalanan Albania di Euro 2016 dinilai sudah cukup membanggakan. Euro 2016 menjadi turnamen akbar pertama bagi Albania. Di babak penyisihan grup mereka tampil tak buruk-buruk amat. Meskipun sempat mengalami kekalahan dua kali, namun berhasil meraih satu kali kemenangan.

Albania mengakhiri fase grup dengan menempati peringkat ketiga Grup A. Bersama Turki, mereka menjadi dua tim peringkat ketiga yang gagal melaju ke 16 besar. Gol Armando Sadiku ke gawang Rumania menjadi gol perdana dan satu-satunya Albania di Euro 2016.

Meskipun begitu, pemerintah Albania memperlakukan mereka bak pahlawan yang menang di medan perang. Bayangkan saja pemerintah Albania sengaja menggelar karpet merah di bandara khusus untuk menyambut para pemain Albania. Laporan dari CNN menyebutkan bahwa pemerintah pimpinan Presiden Edi Rama memberikan bonus senilai 1 juta euro ke federasi sepakbola setempat.

Tak hanya itu, seluruh anggota skuat Albania diberikan hadiah berupa paspor diplomatik. Paspor ini memiliki keistimewaan sama seperti yang dimiliki duta besar sebuah negara. Selain itu para pemain pun diarak keliling pusat ibukota Tirana dengan menggunakan bus terbuka bak selebrasi setelah memenangkan trofi Liga Champions. Tak hanya itu, nama setiap pemain bakal disematkan ke dinding stadion nasional yang tengah dibangun. Keren!

Read Full Article

Zlatko Zahovic Euro biasanya menjadi ajang bagi klub-klub Eropa untuk berburu pemain. Tak beda halnya dengan edisi kali. Sejumlah tim Eropa sudah menempatkan para pemandu bakat mereka untuk memantau bakat-bakat yang akan muncul di turnamen empat tahunan tersebut. Bagi pemain yang tampil cemerlang selama pagelaran Euro tentu saja mereka akan menjadi incaran banyak klub. Di beberapa edisi terdahulu sudah ada beberapa nama bintang baru yang muncul di Euro dan kemudian mendapat kontrak dari klub top Eropa. Siapa saja mereka?

1. Zlatko Zahovic
Zlatko Zahovic tampil apik bersama timnas Slovenia pada pagelaran Euro 2000 silam. Meskipun negeranya gagal lolos fase grup, namun Zahovic sukses menjadi incaran klub-klub Eropa berkat tiga gol yang ia ukir. Pada akhirnya ia memutuskan untuk bergabung dengan Valencia.

2. Patrik Berger
Pemain ini tampil begitu menonjol pada Euro 1996. Berger berhasil mengantarkan Ceko lolos ke babak final. Usia pegelaran Euro banyak tim top Eropa yang mengincar Berger, namun ia memutuskan untuk bergabung dengan Liverpool. Kehadiran Berger di Anfield pun memberikan perbedaan. Selama tujuh musim di Anfield, ia sukses mempersembahkan enam gelar bagi The Reds.

3. Andrey Arshavin
Nama Andrey Arshavin melambung pada Euro 2008. Kala itu ia tampil apik bersama timnas Rusia dan mengantarkan negaranya lolos ke babak semifinal mengalahkan Belanda. Setelah itu ia pun memutuskan untuk menerima pinangan Arsenal. Namun karirnya mandeg di Emirates.

4. Savo Milosevic
Saat negara Yugoslvaia masih ada, mungkin pemain merupakan salah satu bintang terbaiknya, khususnya di Euro 2000. Milosevic berhasil mencetak lima gol dalam empat laga, sekaligus mengantarkan Yugoslavia melaju ke babak perempat final. Ia pun tercatat sebagai top skor turnamen bersama Patrick Kluivert. Usai turnamen, ia bergabung dengan salah satu tim kuat di Italia, Parma.

5. Florin Raducioiu
Tampil gemilang bersama Rumania di Euro 1996, Florin Raducioiu sukses menjadi rebutan sejumlah tim top Eropa. Namun yang beruntung saat itu adalah West Ham. Pembelian Florin Raducioiu bahkan memecahkan rekor transfer klub. Namun sayang pemain ini gagal bersinar di Premier League.

Read Full Article

XhakaEuro 2016 ini mencatatkan sejumlah keunikan, yang salah satunya adalah adanya pemain kakak adik yang ambil bagian di edisi kali ini. Salah satu contoh yang paling menarik adalah kakak adik Taulant dan Granit Xhaka. Keduanya merupakan pemain sepakbola profesional dan ambil bagian dalam pagelaran Euro 2016. Namun yang menarik adalah kedua bersaudara tersebut ternyata tak membela negara yang sama. Taulant memilih Albania, dan Xhaka memilih Swiss. Kedua negara tersebut pun tergabung dalam satu grup, dimana sang kakak adik sudah bertemu di laga pertama lalu.

Selain Xhaka bersaudara, ternyata sudah ada beberapa pemain kakak adik yang tampil di Euro edisi sebelumnya. Seperti ulasan di bawah ini.

1. Euro 1976
Di edisi ini ada Rene dan Willy van de Kerkhof yang sama-sama membela Belanda. Mereka berdua adalah pemain kakak beradik pertama yang muncul di euro. Hebatnya lagi kakak beradik tersebut berhasil mengantarkan Belanda finish di peringakt ketiga. Willy menyumbangkan satu gol kemenangan Belanda di partai perebutan jawara ketiga.

2. Euro 1980
Di Edisi Euro 1980 tercatat ada tiga pasang pemain kaka beradik yakni Luc dan Marc Millecamps yang memperkuat Belgia, Franco dan Giuseppe Baresi yang memperkuat Italia dan Bernd dan Karlheinz Forster yang memperkuat Jerman Barat. Dalam edisi ini Jerman Barat berhasil keluar sebagai jawara.

3. Euro 1984
Pada Euro 1984, Bernd dan Karlheinz Forster masih tetap membela Jerman Barat. Dan mereka menjadi satu-satunya pasangan bersaudara di turnamen ini.

4. Euro 1988
Pada edisi ini Belanda menasbihkan diri sebagai juara. Kala itu Belanda dikenal dengan trio penyerangnya yang hebat yakni Ruud Gullit, Frank Rijkaard dan Marco van Basten. Namun ada pemain lainnya yang juga punya peran yang tak kalah pentingnya dengan trio tersebut. Mereka adalah pasangan kakak beradik Erwin dan Ronald Koeman.

5. Euro 1996
Di edisi ini ada dua pasangan kakak beradik yang tampil, yakni Brian dan Michael Laudrup bersama timnas Denmark, kemudian ada Gary dan Phil Neville yang memperkuat skuat Inggris.

6. Euro 2000
Pada edisi ini, Euro pertama kalinya diselenggarakan di dua negara yakni Belanda dan Belgia. Dan menariknya lagi ada empat pasangan kakak beradik yang ambil bagian di turnamen ini. Mereka adalah Gary dan Phil Neville (Inggris), Emil dan Mbo Mpenza (Belgia), Frank dan Ronald de Boer (Belanda) dan Daniel dan Patrik Andersson (Swedia).

7. Euro 2004
Di edisi ini ada tiga pasangan kakak beradik yang tampil yakni Gary dan Phil Neville (Inggris), Niko dan Robert Kovac (Kroasia) dan Murat dan Hakan Yakin (Swedia).

8. Euro 2008
Edisi ini kembali diselenggarakan di dua negara yakni Austria dan Swiss. Edisi 2008 ini dihiasi dua pasangan kakak beradik yakni Niko dan Robert Kovac (Kroasia) dan Vasili dan Aleksei Berezutski (Rusia).

9. Euro 2016
Edisi teranyar ini menghadirkan empat pasangan kakak beradik yakni Taulant Xhaka (Albania) dan Granit Xhaka (Swiss). Kemudian ada Corry dan Jonny Evans (Irlandia Utara), Romelu dan Jordan Lukaku (Belgia) dan Vasili dan Aleksei Berezutski kembali hadir untuk membela Rusia.

Incoming search terms:

  • pemain bola bersaudara beda negara
  • agama xhaka bersaudara
  • daftar pemain bola yang bersaudara
Read Full Article