Tag: euro 2016

NolitoTurnamen Euro 2016, telah berakhir sejak sepekan yang lalu, dan tentu saja ada beberapa kesimpulan yang dapat ditarik dari turnamen yang berlangsung selama satu bulan penuh tersebut. Salah satunya adalah para pemain yang berhasil tampil gemilang bersama negara masing-masing. Kabarnya, mereka-mereka yang bersinar di Euro 2016, diyakini nasibnya langsung berubah drastis. Siapa saja pemain tersebut? Ini Dia ulasan selengkapnya.

1. Hal Robson Kanu

Penyerang Wales ini sebelumnya bermain untuk Reading FC, Klub Divisi Championship di Inggris. Dia kemudian berangkat ke Prancis bersama Wales dengan status Free Agent. Di ajang Euro 2016, Robson Kanu mencetak tiga gol. Tentu saja, saat ini sedang banyak klub yang mengantri mendapatkan servis pemain berusia 27 tahun tersebut.

2. Nolito

Tidak ada yang menyangka, pemain Celta Vigo ini akan bersinar bersama timnas Spanyol di ajang Piala Euro 2016. Namun, Nolito yang berusia 29 tahun benar-benar membuktikan bahwa dia masih belum habis. Tampil gemilang dengan torehan satu gol dan dua assist, Nolito langsung direkrut Manchester City usai Spanyol tersingkir di babak 16 besar Euro 2016.

3. Hannas Halldorsson

Penjaga gawang Tim Nasional Islandia ini sebelumnya adalah pemain klub Norwegia yang bekerja paruh waktu sebagai seorang sutradara film. Dia kemudian bermain impressif di ajang Piala Euro 2016 bersama Timnas Islandia, mengantarkan klub tersebut hingga ke babak perempat final. Kabarnya, saat ini ada banyak tim yang mengantri mendapatkan servis pemain berusia 32 tahun ini.

4. Thomas Meunier

Gelandang berusia 24 tahun ini tampil moncer bersama Club Brugge dengan mengangkat trofi Liga Belgia musim lalu. Dia melanjutkan performa impressif bersama timnas Belgia di ajang Piala Euro 2016. Tak ada alasan lain yang membuat PSG kemudian merekrutnya selepas Euro berakhir.

Read Full Article

PortugalSatu laga penting sekaligus puncak dari pagelaran Euro 2016 akan tersaji pada hari senin dini hari nanti yang mempertemukan antara Portugal kontra tuan rumah Prancis. Laga final ini akan digelar di Stade de France, Senin (11/7) dini hari nanti.

Prancis yang bermain di depan publik sendiri tentu menjadi tim unggulan dalam laga ini. Terlebih lagi performa Prancis memang lebih greget ketimbang Portugal yang lebih banyak “bejo”nya. Namun demikian bukan berarti Portugal tak punya kans untuk keluar sebagai juara. Portugal punya lima alasan yang bisa membuat mereka menjadi juara di Euro edisi kali ini.

1. Dendam Masa Lalu
Final kali ini merupakan final kedua bagi Portugal setelah 12 tahun silam. Sayangnya di final pertama mereka ditaklukkan oleh Yunani. Padahal kala itu Portugal berstatus sebagai tuan rumah. Pengalaman tersebut akan menjadi pelecut semangat Portugal untuk bisa mempermalukan Prancis di depan pendukungnya sendiri.

2. Berstatus Non-Unggulan
Melihat penampilan Portugal pada laga-laga sebelumnya, jelas mereka tak diunggulkan, sama seperti Yunani pada final 12 tahun silam. Portugal akan mencoba untuk mengikuti filosopi sebagai tim non unggulan dengan bermain tanpa beban. Di laga final Portugal bisa membuktikan bahwa status sebagai non unggulan tak akan mempengaruhi performa mereka.

3. Bukan Hanya Ronaldo
Portugal tak hanya tentang Cristiano Ronaldo seorang. Masih ada Luis Nani, Renato Sanches, Ricardo Quaresma yang memiliki daya magis tinggi. Prancis harus waspada, karena nama-nama tersebut kerap kali menjadi juru selamat Selecao.

4. Kesempatan Terakhir
Final kali ini bisa jadi merupakan kesempatan terakhir bagi beberapa pemain senior di timnas Portugal untuk meraih prestasi terbaik di turnamen antarnegara Eropa.

5. Waktu Recovery
Portugal punya keuntungan waktu pemulihan yang lebih lama ketimbang Prancis. Ini akan membuat tim Portugal lebih bugar. Waktu istirahat yang lebih panjang akan memberikan ketenangan bagi Cristiano Ronaldo dkk.

Read Full Article

euroTak terasa libur lebaran sebentar lagi usia, berbarengan dengan Euro 2016 yang akan menghelat laga puncak yang mempertemukan antara Portugal dengan tuan rumah Prancis pada awal pekan esok. Tentu laga panas tersebut tak boleh terlewatkan karena kedua tim sama-sama mengusung tema yang berbeda. Portugal ingin merengkuh troi euro pertama mereka, sementara Prancis ingin angkat trodi euro ketiga mereka, sekaligus menjadikan mereka sejajar dengan Jerman dan Spanyol yang menjadi negara pengoleksi trofi euro terbanyak. Agar tak kelupaan, berikut ini kami sajikan jadwal tayangan televisi nasional untuk tanggal 11 Juli 2016.

1. 11 Juli 2016

UEFA EURO 2016
02.00 WIB Portugal vs Prancis – RCTI (Live)
2. TAYANGAN REGULER OLAHRAGA

SENIN s/d JUMAT

00.00 WIB – Sport Zone – RTV
00.30 WIB – Sport 7 Malam – Trans7
00.30 WIB – ESPN FC – NET
01.00 WIB – Lensa Olahraga – antv
04.45 WIB – Lensa Olahraga – antv
06.00 WIB – Sports Mania – MNC TV
22.00 WIB – Kabar Arena – tvOne
06.30 WIB – Kompas Sport – Kompas TV
18.30 WIB – Kompas Sport – Kompas TV
23.00 WIB – Kompas Sport – Kompas TV
23.00 WIB – Metro Sport – Metro TV

SABTU

00.30 WIB – ESPN FC – NET
08.30 WIB – Soccer One – tvOne
11.30 WIB – Spirit Football – Metro TV1
12.00 WIB – Kampiun – antv
12.45.WIB – One Stop Football – Trans7
13.30 WIB – Galeri Sepakbola Indonesia – Trans7
06.30 WIB – Kompas Sport – Kompas TV
18.00 WIB – Kompas Sport – Kompas TV
23.00 WIB – Kompas Sport – Kompas TV
23.00 WIB – Metro Sport – Metro TV

MINGGU

00.30 WIB – ESPN FC – NET
11.30 WIB – 12 Pas – Metro TV
12.00 WIB – Total Football – antv
12.45 WIB – One Stop Football – Trans7
13.30 WIB – Galeri Sepakbola Indonesia – Trans7
06.30 WIB – Kompas Sport – Kompas TV
18.00 WIB – Kompas Sport – Kompas TV
23.00 WIB – Kompas Sport – Kompas TV
23.00 WIB – Metro Sport – Metro TV
CATATAN:
– beIN Sports 1, 2 dan 3 tersedia di Orange TV, NexMedia dan K-Vision
– FOX Sport, FOX Sport 2 tersedia di IndoVision / OkeVision / TopTV / Firstmedia / NexMedia / Orange TV
– Star Sports tersedia di IndoVision / OkeVision / TopTV / Firstmedia / NexMedia / Orange TV
– GOL, NEX Entertainment, O Channel & FIGHT Sport tersedia di NexMedia
– QUAD Sport, FIGHT Sport, Festival, Top Hits, Jowo, Outdoor dan Dangdut Channel tersedia di Orange TV
– Beritasatu Sports tersedia di Firstmedia / Big TV
– Waku Waku tersedia di IndoVision / OkeVision / BigTV / Firstmedia / TransVision / Orange TV
– Soccer Channel, MNC Sports 1, MNC Sports 2 tersedia di IndoVision

Read Full Article

PrancisPrancis berhasil memenuhi ekspektasi para pendukungnya hingga sejauh ini. Tim tuan rumah sukses menunjukkan dominasinya di turnamen ini. Pada laga semifinal lalu mereka sukses menjungkalkan tim kuat Jerman dengan skor 2-0. target Les Blues tentu sudah jelas yakni mengejar trofi ketiga mereka. Sebelumnya Les Bleus juga pernah menjadi juara pada tahun 1984 dan 2000. Pada tahun 2000, Deschamps menjadi kapten saat mengangkat trofi Henri Delaunay. Ini merupakan momen yang tepat bagi Deschamps untuk menyempurnakan trofinya sebagai pemain dan pelatih.

Berikut ini kilas balik perjalanan Prancis hingga berhasil menembus laga final Euro 2016.

1. Babak Penyisihan Grup
Di grup A, Prancis tergabung bersama Rumania, Albania dan Swiss. Jelas mereka menjadi tim unggulan di grup ini. Prancis sukses membuka turnamen dengan menumbangkan Rumania dengan skor 2-1. Kemudian di laga kedua mengandaskan Albania dengan skor 2-0. Namun sayang catatan sempurna mereka ternoda karena gagal meraih kemenangan di laga penutup grup, dimana mereka hanya bisa bermain imbang dengan dengan Swiss. Meskipun begitu, Prancis tetap lolos ke fase knock out sebagai juara Grup A dengan 7 poin.

2. Babak 16 Besar
Di babak 16 besar, Prancis bertemu dengan Republik Irlandia. Tak disangka tim mediocore ini sukses membuat tuan rumah kalang kabut dengan gol cepat dari penalti Robbie Brady. Beruntung Antoine Griezmann berhasil membalikkan keadaan dengan dua gol yang ia borong.

3. Perempat Final
Di fase ini Prancis bertemu dengan tim debutan Islandia. Perjalanan Islandia menuju perempat final pun sempat membuat Prancis waspada. Pasalnya tim debutan ini sukses menumbangkan Inggris di babak 16 besar. Namun disinilah mental yang berbicara. Prancis sukses melumat Islandia dengan skor telak 5-2. Ini merupakan skor terbesar yang tercatat di Euro 2016.

4. Semifinal
Ujian berat harus dilalui Prancis di babak semifinal. Mereka ditantang oleh jawara dunia, Jerman yang pada laga sebelumnya sukses menumbangkan tim unggulan lainnya, Italia. Jerman pun tampil mendominasi sepanjang laga. Namun Prancis mampu membuat bungkam juara Piala Dunia 2014 tersebut. Lagi-lagi Antoine Griezmann menjadi bintang dengan memborong dua gol untuk mengunci kemenangan 2-0 atas Jerman.

Read Full Article