Category: Berita

Wes MorganDikatakan sang manajer asal Italia, bahwa Wes Morgan merupakan sosok pemimpin dan pejuang yang luar biasa. Raneri menyanjung keputusan sang kapten menambah masa bakti bersama Leicester City sampai tahun 2019 mendatang.

Pelatih Leicester city, Claudio Ranieri, melayangkan sanjungan khusus kepada kapten tim The Foxes musim lalu, Wes Morgan, terkait kesetiaan sang kapten pada Klub yang bermarkas di King Power Stadium ini. Sebagaimana diketahui, Wes Morgan memang baru saja menambah masa baktinya di Leicester City, dimana dengan kontrak baru tersebut, sang kapten setidaknya akan bertahan di King Power sampai tahun 2019 mendatang.

Para Bintang Leicester memang tengah menjadi sasaran sejumlah raksasa Eropa, hal ini terkait dengan keberhasilan mereka memenangkan trofi Liga Primer Inggris pertama dalam sejarah musim lalu. Wes Morgan yang jadi salah satu elemen penting keberhasilan Leicester, turut diminati sejumlah klub papan atas Eropa.

Namun, demi Leicester City, Wes Morgan mengabaikan semua rumor tersebut, dan memilih bertahan di king Power Stadium dengan menambah ekstensi kontraknya hingga tahun 2019 mendatang. Terkait hal ini, Pelatih Claudio Ranieri mengakui loyalitas sang kapten dan menyanjungnya.

”Wes adalah sosok pemimpin dan pejuang yang pantas dicontoh. Saya sendiri amat senang karena dia telah menunjukkan komitmen terhadap Leicester City. Ini adalah momen yang indah, untuk bisa menjadi komponen dalam tim”

”Musim kemarin amat spesial baginya, dan dia bermain dengan sangat fantastis. Sekarang, kami tengah menatap musim besar yang lain, dan kami butuh keberadaannya” Demikian Ujar Ranieri sebagaimana dilansir Situs resmi Leicester City.

Adapun, Leicester City sendiri telah kehilangan N’golo kante, yang telah resmi bergabung dengan Chelsea. Selain Kante, mereka disebut terancam kehilangan Riyad Mahrez.

Read Full Article

Diego CostaMelalui pelatih anyar mereka, Antonio Conte, Chelsea mengirimkan peringatan kepada Atletico Madrid agar menyudahi usaha untuk memulangkan Diego Costa ke Spanyol, karena Chelsea masih membutuhkan pemain hebat seperti Costa.

Raksasa Liga Primer Inggris, Chelsea, mengeluarkan ultimatum kepada Klub La Liga Spanyol, Atletico Madrid, agar segera melupakan keinginan mereka untuk memulangkan Diego Costa ke Spanyol. Hal tersebut karena
Pelatih anyar the Blues Antonio Conte menegaskan bahwa pemain berdarah Brasil itu masuk dalam rencananya musim depan.

Sebagaimana diketahui, Diego Costa adalah mantan pemain Atletico Madrid yang kemudian Hijrah ke Chelsea pada bursa transfer musim panas tahun 2014 silam. Sang pemain sendiri mengambil keputusan tersebut usai memenangkan trofi La Liga bersama Los Rojiblancos.

Atletico Madrid, lewat Presiden mereka, Enrique Cerezo sempat mengklaim bahwa Proses Negosiasi untuk memulangkan Costa ke Vicente Calderon sedang berjalan. Namun sayangnya, perkataan sang Presiden kini tinggal asap, karena Chelsea sendiri menegaskan pihaknya tidak akan melepas Diego Costa.

Pelatih Antonio Conte sendiri yang berkata demikian, karena penyerang Timnas Spanyol itu akan masuk dalam rencananya musim depan.

“Diego Costa adalah salah satu pemain kami. Dalam pandangan saya, Diego Costa adalah salah satu pemain yang sangat fantastis, pemain penting untuk tim manapun. Saya tidak keberatan membaca kabar kemungkinan Diego jatuh ke pelukan tim lain karena dia sendiri sudah menyatakan kepastiannya untuk tetap bertahan bersama kami musim depan”

“Dia telah bekerja sangat keras di sesi latihan setelah cedera. Dia senang bekerja dengan saya dan rekan satu timnya dengan ide baru sepakbola. Hal yang paling penting sekarang adalah, Diego Costa milik Chelsea.”

“Bagi saya juga, dia adalah sosok pemain yang luar biasa, salah satu striker terbaik dunia. Sedangkan kami adalah salah satu tim terbaik dunia dan karena alasan itu Diego harus bertahan.” Ujar Conte kepada reporter.

Read Full Article

Ramiro Funes MoriDemi kelanjutan nasib Argentina di Pentas Internasional, Bek Everton tersebut mengakui bahwa tim membutuhkan seorang pemain seperti Lionel Messi, karena bisa menciptakan perbedaan dalam sebuah pertandingan atau kompetisi .

Salah seorang Defender Tim Nasional Argentina, Ramiro Funes Mori mengaku bahwa dirinya sangat menginginkan Lionel Messi menarik keputusannya untuk pensiun dari tim nasional Argentina.

Sebagaimana diketahui, Pemain Barcelona tersebut memang telah memutuskan gantung sepatu dari pentas internasional bersama timnas Argentina setelah kalah di final Copa America 2016 bulan lalu. Keputusan tersebut didasari fakta bahwa kekalahan itu merupakan kegagalan ketiga beruntun bagi Tim Tango di laga final turnamen mayor, dimana dua turnamen lainnya adalah Piala Dunia 2014 dan Copa America 2015 yang sama-sama berujung kegagalan.

Terkait hal ini, Defender Everton, Funes Mori berharap agar sang Kapten, Lionel Messi akan memikirkan ulang keputusannya mengakhiri karier dengan timnas. Menarik keputusan tersebut, karena menurutnya, Messi adalah sosok pemain penting bagi Argentina.

“Itu merupakan sebuah momen yang menyedihkan, tidak hanya untuk Messi, akan tetapi juga untuk kami semua, Kami jelas ingin memenangkan copa America kemarin tapi pada akhirnya kami gagal tapi semoga ia menarik keputusannya itu. ”

“Mungkin dia mengatakan hal tersebut di momen ketika ia ‘gila’ tapi demi sepakbola, demi orang-orang juga demi segalanya, pada faktanya, kami sangat butuh pemain seperti Leo, karena dia berbeda,” kata Mori.

Sebagai informasi, Funes Mori sendiri saat ini telah kembali ke Finch Farm pada Senin untuk memulai latihan pramusim bersama The Tofees. Bek termahal The Toffees itu menolak kesempatan tampil di Olimpiade demi bisa memulai kompetisi bersama klub musim ini.

Read Full Article

Zlatan IbrahimovicPerkataan yang terdengar sedikit arogan itu sebenarnya ditujukan untuk membalas pernyataan salah seorang legenda Manchester United, Eric Cantona, yang sebelumnya memang sempat ‘menyerang’ ibra. Namun, tentu saja ini hanya guyonan antara kedua pemain legendaris.

Zlatan Ibrahimovic, Striker berusia 34 tahun ini menegaskan bahwa dirinya akan menjadi ‘dewa’ bagi Manchester United, seiring kesepakatan yang telah dia capai bersama raksasa Liga Primer Inggris tersebut. Sebagaimana diketahui, Penyerang Swedia itu bergabung secara gratis dengan Jose Mourinho setelah kontraknya bersama Paris Saint-Germain berakhir.

Selama ini, Ibra memang dikenal sebagai pemain kontroversial yang kerap menuturkan kata-kata arogansi. Nah, Menyambut kedatangannya, Cantona , yang sebelumnya disebut-sebut sebagai “Sang Raja” oleh para fans United, mengatakan kepada Zlatan bahwa hanya ada satu raja di Manchester United, dan itu adalah dirinya (Cantona). Ia pun mengusulkan Zlatan agar terima saja kenyataan hanya menjadi pangeran di Old Trafford.

Merasa tak terima dengan hal tersebut, Ibra akhirnya meluncurkan Guyonan kepada sang Legenda. Dia mengakui bahwa Cantona adalah sosok Raja manchester United, namun ada yang lebih tinggi dibanding seorang Raja, dialah Dewa, dan Ibra mengklaim diri sebagai Dewa bagi Manchester United.

“Saya telah mendengar apa yang dikatakan oleh Cantona dan dalam kesempatan ini, saya memberinya selamat karena saya selalu mengagumi sosok seperti dirinya, tapi dia juga harus tahu bahwa saya tidak akan menjadi raja Manchester. Saya akan jadi dewa di Manchester,” kata Zlatan.

Adapun, pemain yang baru saja pensiun dari pentas Internasional ini masih menikmati masa liburannya setelah membela Timnas Swedia di pentas Piala euro 2016. Dimana, dalam kompetisi tersebut, Swedia tersingkir pada babak penyisihan Group.

Read Full Article