Author: Edwin Chong

ITALY SOCCER CHAMPIONS LEAGUELegenda Tim Nasional Prancis dan Juventus tersebut mengakui bahwa para pemain Bianconneri telah menjalankan tugasnya dengan baik dan benar selama lima tahun terakhir. Kesuksesan juga tak terlepas dari perananan jajaran manajemen klub.

David Trezeguet, salah seorang legenda Juventus dan Tim Nasional prancis ini angkat bicara tentang kunci dibalik sukses Juventus dalam menyegel scudetto di lima musim terakhir secara beruntun. Memang, Bianconneri seperti tiada tandingannya di kancah Domestik, tidak satupun tim yang berhasil menggoyahkan status mereka sebagai juara bertahan sejak tahun 2011 silam.

Ada banyak pendapat berbeda tentang kesuksesan Bianconneri di lima musim terakhir, begitu juga dengan pendapat Trezeguet. Well, bagaimana pandangan sang legenda mengenai kunci sukses Juventus di lima tahun terakhir ini?

“kerja Keras, demikianlah kunci dari semuanya. Selain itu, Para pemain juga selalu mampu bermain secara total dan pelatih melakukan tugasnya dengan baik. Apresiasi juga perlu diberikan kepada jajaran manajemen Juventus, karena menurut saya, mereka telah mendatangkan para pemain yang tepat dan punya visi yang jelas,” kata Trezeguet, yang telah mengenakan seragam Juventus selama 10 tahun (2000-2010).

Pada kesempatan yang sama, sosok berjuluk Trezegol ini juga berharap agar Juventus bisa menggapai target yang lebih tinggi di musim depan, tidak lain dengan cara menjuarai Liga Champions.

“Itu sudah menjadi target kami. Kami memiliki banyak pemain baru dalam tim ini, para pemain yang bagus, kami juga punya mentalitas yang sangat tepat. Jadi tujuan utama kami adalah selalu menjadi protagonis di Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions.” Tandasnya.

Sebagai informasi, Juventus sendiri saat ini tengah bersiap menghadapi Melbourne Victory dan Tottenham Hotspur dalam turnamen pramusim International Champions Club 2016.

Read Full Article

NolitoAdalah Wakil presiden Barcelona, Manel Arroyo, yang membeberkan alasan dibalik keputusan klub tidak mendatangkan Nolito. Ditegaskannya bahwa itu bukan karena klub tidak memiliki cukup uang, melainkan karena Barca memang sedang tidak butuh asupan baru di lini depan.

Baru-baru ini, Barcelona menjelaskan alasan, kenapa pada akhirnya mereka akhirnya memutuskan untuk tidak merekrut Nolito, yang kemudian lebih memilih bergabung dengan Raksasa Liga Primer Inggris, Manchester City. Nolito memang sempat dikabarkan bakal kembali ke Camp Nou musim panas ini, namun yagn bersangkutan kemudian justru bergabung dengan Manchester City.

Sempat terdengar kabar bahwa Barcelona mengurungkan rencananya itu karena tidak memiliki cukup uang, namun, Manel Arroyo, sebagai wakil Presiden klub membantah anggapan tersebut. Pada sebuah wawancara dengan El Periodico, Arroyo mengatakan bagaimana proses yang dilalui klub sebelum mereka akhirnya urungkan niat pulangkan sang striker ke Camp Nou.

“Kami Sebenarnya telah menjelaskan hal yang sama sebelumnya dan di sini saya akan kembali mengulanginya, namun saya tegaskan bahwa ini bukan versi saya sendiri. Kami tidak membeli Nolito karena saat itu divisi teknik memutuskan bahwa klub memang masih belum perlu membeli striker, bukan karena kami tidak punya dana,” papar Manel Arroyo.

Menurut kabar yang beredar, Barcelona diyakini akan tetap mendatangkan striker anyar sebagai pelapis trio MSN musim depan. Baru saja, raksasa catalan itu memperpanjang kontrak Munir El Haddadi.

Nolito diyakini sudah hampir bergabung dengan Barcelona di bursa transfer musim dingin tahun 2016 dan ia merupakan salah satu pemain favorit Luis Enrique, yang sebelumnya menangani Celta Vigo. Akan tetapi, sayangnya transfer sang pemain akhirnya urung terwujud dan ia menerima tawaran yang datang dari Manchester City, yang kini ditangani oleh eks Barcelona, Josep Guardiola.

Read Full Article

 

Sang manajer juga meminta kepada pemain Tim Nasional Kolombia tersebut agar menampilkan performa yang bagus jika ingin terus bertahan di Real Madrid dan mendapatkan tempat di tim utama. Namun, Dikatakan Zidane, bahwa James, masih tetap bagian penting klub.

Juru Taktik Real Madrid, Zinedine Zidane, menjanjikan adanya diskusi dengan salah seorang pemainnya, James Rodriguez, guna membahas masa depan pemain Tim Nasional Kolombia tersebut. Memang harus diakui, bahwa James merupakan salah satu penggawa Los Blancos yang kemungkinan besar akan hengkang pada bursa transfer musim panas tahun ini.

Mantan Winger FC porto tersebut sejatinya tidak terlalu banyak bermain sepanjang paruh kedua musim kemarin, dimana real Madrid memenangkan trofi Liga Champions dibawah arahan Zinedine Zidane. Pelatih asal Prancis tersebut lebih sering memainkan Luka Modric, Toni Kroos dan Casemiro di lini tengah, ketimbang James.

Zidane sendiri mengakui bahwa saat ini masa depan sang pemain Kolombia masih belum jelas. Tapi dia akan tetap mengadakan pembicaraan dengan James terkait hal tersebut.

“James Rodriguez merupakan salah seorang pemain Real Madrid. Tentu saja dia akan kembali pada 26 Juli mendatang bersamaan dengan Sergio Ramos dan Luka Modric. Saat dia tiba, saya akan berbicara dengan dia, seperti dengan yang lain,”

“Perlu kalian ketahui bahwa saya tidak akan pernah mengatakan James bukan bagian tim utama kami. Dia tetaplah sosok yang penting bagi kami, kendati juga harus diakui bahwa dia lebih sedikit bermain musim lalu, tapi saya tidak melihatnya sebagai pemain cadangan kami. Setiap kali dia bisa bermain, maka saya akan memilihnya, dan hal yang sama juga akan terjadi tahun ini. ”

“Kami saat ini punya skuat sangat besar dan berat untuk memilih tim. Tapi saya akan melakukan hal yang sama: memainkan tim yang paling kompetitif.”

“Dia bukanlah sosok pengganti, namun dia tetap harus membuktikan diri seperti di tim utama. Hal yang sama untuk posisinya di jendela transfer, di mana masa depannya masih belum pasti dan bergantung pada beberapa faktor.” Kata Zidane dalam konferensi Pers.

Read Full Article

Luke ShawPada saat yang bersamaan, pemain Tim Nasional Inggris itu juga mengaku bahwa dia sangat emosional saat menjalani pertandingan pertamanya melawan Wigan Athletic, mengingat itu adalah laga pertama setelah absen panjang karena cedera.

Defender Manchester United, Luke Shaw, mengakui bahwa dia sempat berpikir untuk gantung sepatu setelah mengalami cedera parah yang membuatnya absen panjang. Seperti diketahui, mantan pemain Southampton itu memang baru saja sembuh dari cedera patah kaki yang membuatnya absen hingga sepuluh bulan.

Pemain yang didatangkan Manchester United dari Southampton pada bursa transfer musim panas tahun 2015 silam itu sejatinya sempat menjalani musim pertama yang bagus bersama MU. Sayang sekali karir pemain berusia 21 tahun ini kemudian terguncang setelah mendapatkan cedera pada pertandingan melawan PSV Eindhoven di ajang Liga Champions Eropa. Adapun setelah kejadian itu, Shaw sendiri mengaku takut akan pensiun dini.

Namun, sekarang masa-masa sulit itu telah berakhir, shaw kembali bermain dan menjadi salah satu bagian United dalam laga kontra Wigan kemarin.

“Memang harus diakui bahwa tetap ada sebuah ketakutan tentang harus berapa lama saya bisa kembali bermain atau justru saya tidak pernah bisa bermain lagi. Tapi, sekarang saya hanya melihat ke depan. Saya akan menjalani pramusim dan berada dalam kondisi yang bugar,”

“Saat saya memainkan pertandingan pertama saya menghadapi Wigan, rasanya sangat emosional. Ini adalah perasaan terbaik yang pernah saya dapatkan,” kata Shaw yang ditebus United dengan mahar 30 Juta Poundsterling dari Southampton itu.

Luke Shaw sendiri diyakini menjadi salah satu bagian dari rencana manajer anyar, Jose Mourinho musim depan. Dengan kata lain, dia tidak akan dijual klub pada musim panas ini.

Read Full Article